4 Pertimbangan Mendasari Penerbitan SK

Pasangan FX Yapan dan H Edyanto Arkan atau Yakan, mengikuti mekanisme Partai Golkar sejak awal. Salah satunya dengan mendaftar pada Selasa, 19 September 2019 lalu. SONNY LEE HUTAGALUNG/KATABORNEO.COM

SAMARINDA – KATABORNEO.COM
Partai Golkar menerbitkan Surat Keputusan Dewan Pimpinan Pusat kepada empat pasangan bakal calon. Mereka akan bertarung di Pilkada Serentak tahun 2020 di empat daerah dalam wilayah Provinsi Kalimantan Timur. Satu SK tersebut diberikan kepada pasangan FX Yapan dan H Edyanto Arkan atau Yakan.

Hal itu diungkapkan Sekretaris DPD Partai Golkar Kaltim, Muhammad Husni Fahruddin. Ia mengatakan, DPP Partai Golkar menyerahkan SK Pengesahan nama calon kepala daerah dan wakil kepala daerah pada Selasa, 25 Agustus 2020 sekira pukul 15.00 WIB.

Bertempat di Kantor DPP Partai Golkar di Jalan Anggrek Neli Nomor 11, Kemanggisan, Palmerah, Jakarta Barat. “SK diserahkan Ketua Bidang Pemenangan Pemilu DPP Partai Golkar Wilayah Kalimantan, Bambang Heri Purnama, yang juga anggota DPR RI,” katanya.



Pria yang akrab disapa Ayub ini menjelaskan, Yakan menjadi pasangan yang dipilih partainya untuk menang di Pilkada Kabupaten Kutai Barat, Provinsi Kalimantan Timur. Tiga pasangan lain adalah, Edi Damansyah dan Rendi Solihin untuk Pilkada Kutai Kartanegara, dr Fahmi dan Syarifah Masitah Assegaf di Pilkada Paser, serta Barkati dan Darlis Pattalongi untuk Pilkada Samarinda.

“Ada empat hal yang menjadi pertimbangan DPP Partai Golkar memilih untuk mendukung empat pasangan tersebut,” jelas Ayub.

Ketua Bidang Pemenangan Pemilu DPP Partai Golkar Wilayah Kalimantan, Bambang Heri Purnama, menyerahkan SK Pengesahan nama calon kepala daerah dan wakil kepala daerah pada Selasa, 25 Agustus 2020 di Kantor DPP Partai Golkar, Palmerah, Jakarta. ISTIMEWA/KATABORNEO.COM

Pertimbangan pertama, hasil survei dan lembaga survei yang kredibel di setiap daerah secara objektif. Karena langsung bekerjasama dengan DPP Partai Golkar tanpa diketahui oleh para calon kepala daerah.

Kedua, berdasarkan rapat Tim Pilkada DPP Partai Golkar yang memutuskan figur-figur terbaik di setiap daerah. Ketiga, atas usulan dari DPD Partai Golkar Kaltim yang menyampaikan nama-nama pasangan atau kandidat.

“Pertimbangan keempat adalah dari indikator ilmiah lainnya. Selamat berjuang dan menang. Golkar Indonesia, Indonesia Golkar,” tegas Ayub yang pernah menjadi Ketua DPD Laskar Anti Korupsi Indonesia Provinsi Kaltim.



Bergabungnya Partai Golkar di kubu Yakan, membuat pasangan ini resmi mengoleksi dukungan 96 persen dari 25 kursi yang ada di DPRD Kubar. Parpol yang telah menerbitkan rekomendasi bagi Yakan, adalah:

  1. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (6 kursi)
  2. Partai Hati Nurani Rakyat (3 kursi)
  3. Partai Demokrat (3 kursi)
  4. Partai Gerakan Indonesia Raya (2 kursi)
  5. Partai Keadilan Sejahtera (1 kursi)
  6. Partai Persatuan Indonesia (1 kursi)
  7. Partai Nasdem (2 kursi)
  8. Partai Amanat Nasional (3 kursi)
  9. Partai Golkar (3 kursi)
  10. Partai Gelombang Rakyat Indonesia (parpol baru)

“Kita bersyukur hampir semua parpol mendukung Yakan. Itu pasti telah atas pertimbangan tertentu dari pimpinan masing-masing parpol. Artinya, kredibilitas Yakan sebagai petahana dinilai menunjukkan kinerja baik selama memimpin Kubar,” ujar Wahyu Firanto Setiono selaku Wakil Ketua Bidang Komunikasi Politik, Hukum dan Keamanan DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Kubar. #Sonny Lee Hutagalung

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here