Ruas Jalan Lingkar Mook Manaar Bulatn sampai Batas Kukar Jadi Perhatian Serius

Ruas jalan di Kampung Mancong menuju ibukota Kecamatan Jempang, Kampung Tanjung Isuy. SONNY LEE HUTAGALUNG/KATABORNEO.COM

KUTA BARAT – KATABORNEO.COM
Di berbagai kesempatan, Bupati Kutai Barat FX Yapan menyebut konektivitas yang lancar antar wilayah di Kabupaten Kutai Barat, Provinsi Kalimantan Timur, menjadi perhatian serius pemerintahannya. Sebab akses jalan merupakan infrastruktur yang sangat penting, terutama dalam menumbuhkan perekonomian. Kualitas jalan yang baik menjadi sarana pembuka keterisolasian.

Menurut Yapan, pembangunan jalan terlebih penghubung antar kampung menjadi prioritas. Terutama kepada wilayah-wilayah yang infrastrukturnya masih minim. Jika jalan bagus, distribusi lancar, maka harga barang menjadi murah. “Begitu pun sebaliknya, warga yang ingin menjual hasil pertanian bisa lebih mudah,” katanya.



Bupati mengakui ada saja kekurangan dalam pembangunan. Selama empat tahun memimpin Kubar, diakui belum maksimal dan masih banyak yang belum terbangun. Hal itu imbas dari kondisi keuangan yang minim. Karena banyak alokasi anggaran untuk membayar kewajiban-kewajiban atau tanggungan yang menjadi beban pemerintah daerah.

“Pandemi Covid-19 ini juga membuat banyak anggaran dipangkas dari pusat. Semoga tahun 2021 mendatang, tidak ada lagi beban yang ditanggung Pemkab Kubar. Sehingga ke depan kita bisa membangun lebih maksimal,” ujar Yapan.

“Selama empat tahun ini, saya bersama H Edyanto Arkan telah melakukan berbagai upaya perbaikan. Juga pembangunan dan peningkatkan di segala bidang,” imbuhnya.

Ruas jalan negara yang menghubungkan Kubar dan Kukar terus ditingkatkan kualitasnya dengan lobi-lobi dari Pemerintah Kabupaten Kutai Barat. SONNY LEE HUTAGALUNG/KATABORNEO.COM

Soal pembangunan jalan, dijelaskan Kepala Bidang Sarana Pengembangan Wilayah pada Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Daerah Kabupaten Kutai Barat, FX Sumardi. Ia mengatakan, Pemkab Kubar telah menyusun rencana kerja terkait pembangunan jalan dan jembatan.

“Tekad baik pemerintah itu dituangkan dalam Rencana Program Investasi Jangka Menengah Bidang Pekerjaan Umum/Cipta Karya 2016-2021,” ujarnya pada Selasa, 24 Agustus 2020.

 Telah disusun Rencana Jaringan Jalan dan Jembatan yang meliputi tiga poin. Pertama adalah Jaringan Jalan Arteri yang berisi pemeliharaan jaringan jalan arteri di Kubar. Yakni ruas jalan Tering-Long Iram-Long Hubung atau Mamahak Teboq.

Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional Wilayah XII Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Refly Rudi T dan tim, menemui Bupati Kubar FX Yapan, terkait koordinasi penanganan ruas jalan nasional di Kubar. SONNY LEE HUTAGALUNG/KATABORNEO.COM

Kemudian ruas jalan lintas Kalimantan Poros Tengah, berupa batas Kalimantan Tengah-Simpang Blusuh-Muara Gusik-Kota Bangun-Tenggarong-Loa Janan.

Kedua adalah Jaringan Jalan Kolektor yang berisi tiga Primer. Yaitu Primer 1 atau K-1 yang meliputi ruas jalan Kota Bangun-Muara Gusik, Muara Gusik-Simpang Blusuh dan Blusuh-Batas Provinsi Kalteng. Primer 2 atau K-2 dengan tujuh ruas jalan.

Antara lain, Barong Tongkok-Melak, Simpang Barong Tongkok-Sekolaq Darat-Mentiwan, Barong Tongkok-Tering, Barong Tongkok-Simpang 3 Damai, Gusik-Melak-Sendawar-Tering, Sendawar-Long Iram, dan Long Iram-Long Bagun.

Jembatan di Kampung Lakan Bilem menjadi salah satu akses dan sarana pertumbuhan ekonomi yang telah dinikmati masyarakat. SONNY LEE HUTAGALUNG/KATABORNEO.COM

Kemudian adalah Pengembangan Jalan Kolektor Primer 2 atau K-2 yang terdiri atas Peningkatan Status Jalan Kolektor 3 atau K-3 menjadi K-2. Yakni ruas jalan Long Iram-Long Bagun. Serta Pembangunan Jalan Kolektor K-2 yang meliputi ruas jalan Muara Gusik-Melak, Melak-Sendawar, Sendawar-Tering, dan Sendawar-Long Iram.

“Komunikasi dan koordinasi kita ke pusat juga semakin lancar. Sehingga banyak ruas jalan nasional yang ditingkatkan sejak tiga tahun terakhir. Wilayah Muara Lawa yang selama ini keriting, sudah mulus. Menyusul poros panjang Jambuk-Resak-Simpang Penawai,” ungkap Sumardi yang pernah memimpin DPD KNPI Kubar selama enam tahun.

Poin ketiga adalah Pengembangan Jaringan Jalan Lokal di Kubar. Pertama adalah optimalisasi jalan lokal yang meliputi ruas jalan Barong Tongkok-Melak, Sumber Sari-Belempung Ulaq-Sekolaq Oday, Jalan Poros-Resak III-Km 88-Lemper-Deraya-Tanjug Soke, dan Blusuh-Sangsang-Tanah Mea-Tebisaq-Gunung Bayan.



Lalu direncanakan juga pembangunan jalan baru yang meliputi ruas jalan Melak Seberang-Karangan-Gunung Rampah-Sakaq Lotoq-Muara Jawaq-Abit-Batas Kabupaten Kutai Kartanegara. Juga ruas jalan Tering-Kelian Dalam-Mamahak Teboq, Lempunah-Simpang Pergiq-Muara Ohong-Tanjung Haur, dan Suakong-Jelmuq Sibak-Anan Jaya.

“Kita juga rencanakan optimalisasi dan pengembangan jaringan jalan lingkungan di seluruh kecamatan. Termasuk optimalisasi dan pengembangan jaringan jalan antar kampung dan pengembangan prasarana dan sarana jaringan jalan,” tegas Sumardi. #Sunardi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here